Headline

Jefridin Semangati Tim Lintas Sektor Penanganan TBC Batam

Media Center Batam – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam Jefridin Hamid membuka secara resmi Rapat Koordinasi Lintas Sektor Program Tuberculosis (TBC) tingkat Kota Batam Tahun 2022 di Hotel King, Rabu (16/11/2022).

Dalam arahannya, Jefridin mengingatkan bahwa jumlah kasus TBC masih menempatkan indonesia sebagai negara ke-3 dengan kasus TBC terbanyak di dunia.

Artinya, perlu peran kolektif semua pihak untuk menekan dan mengatasi perihal ini. Salah satunya dilakukan di daerah-daerah. Dalam konteks ini, Batam begitu siap menyukseskan harapan tersebut.

“TBC merupakan masalah kesehatan bersama, sebab tidak hanya menyebabkan kecacatan dan kematian bagi penderita dan keluarganya. Namun juga menyebabkan beban ekonomi yang besar bagi negara,” papar Jefridin.

Ia memaparkan, berdasarkan global report tahun 2021, capaian penemuan kasus TBC di indonesia baru mencapai 25 persen dari target 85 persen, angka kesuksesan pengobatan TBC baru 73 persen dari target 90 persen.

“Sementara itu, di Kota Batam temuan kasus TBC tahun 2021 baru mencapai target 40 persen dan kesuksesan pengobatan baru mencapai 85 persen,” ujarnya.

Pada tahun 2022 sampai bulan oktober, temuan terduga tbc sebanyak 28.206 (84 persen), temuan kasus positif TBC sebanyak 2.779 kasus ( 40 persen ) dari target 90 persen dan angka keberhasilan pengobatan sebesar 81 persen.

Untuk menangani kasus TBC di Indonesia pemerintah telah berkomitmen, salah satu wujub komitmen itu yakni telah diterbitkan Peraturan Presiden Nomor 67 tahun 2021 tentang penanggulangan TBC mengenai target dan strategi nasional eliminasi TBC tahun 2030 di Indonesia.

Salah satu strategi yang tertuang di pasal 28 ayat (1) tentang perlu menentapkan Tim Percepatan Penanggulangan Tuberculosis (TBC) disemua jenjang baik pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten maupun kota di seluruh Indonesia.

“Maka di Kota Batam perlu adanya penguatan tim percepatan penanggulangan TBC yang disahkan oleh pimpinanan daerah yaitu Wali Kota Batam dan sosialiasi dari tugas dan fungsi setiap sektor yang tertera di surat keputusan tersebut dilaksanakan pada hari ini,” imbuhnya.

Jefridin berharap dengan sudah terbentuknya Tim Percepatan Penanggulangan Tuberculosis (TBC) di Kota Batam yang melibatkan multi sektoral.

Maka kasus TBC di Kota Batam dapat di tangani sesuai standar pengobatan serta dapat memutuskan rantai penularan sehingga eliminasi 2030 Indonesia bebas TBC dapat diwujudkan.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kehadiran saudara semua semoga informasi maupun pengetahuan yang diberikan bermanfaat bagi kita semua. Dalam membangun kesehatan masyarakat Kota Batam,” pungkasnya.(*/rfk)

Redaksi

Recent Posts

Sinergi TNI AU dan BRI, Hadirkan Lingkungan Belajar yang Lebih Nyaman bagi Anak Natuna

Ariranews.com, Natuna – Komitmen meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini di Kabupaten Natuna terus diperkuat…

6 jam ago

Bukan Sekadar Hotel, Dao by Dorsett Puteri Cove Hadir Sebagai Rumah Kedua di Waterfront Johor

AriraNews.com, JOHOR BAHRU — Pagi di Puteri Harbour berjalan pelan. Deretan kapal yang bersandar, semilir…

6 jam ago

Satlantas Polres Natuna Siagakan Personel Amankan Pawai Ta’aruf 1 Muharram 1448 H

Ariranews.com, Natuna – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Natuna menggelar apel persiapan pengawalan dan pengamanan…

9 jam ago

Media Gathering BPJS Kesehatan: Peserta JKN Kepri Capai 2 Juta Jiwa Per Juni 2026

AriraNews.com, Batam – BPJS Kesehatan terus memperkuat kolaborasi dengan media massa sebagai mitra strategis dalam…

9 jam ago

Grand Mercure Batam Centre Tawarkan Paket Pernikahan Eksklusif di Wedding Market One Batam Mall 2026

AriraNews.com, BATAM — Grand Mercure Batam Centre menghadirkan program bertajuk “The Grand Wedding Offer” sebagai…

10 jam ago

Sustainability Report 2025: TelkomGroup Perkuat Transformasi Bisnis dan Komitmen ESG

AriraNews.com, Batam - PT PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) resmi menerbitkan Sustainability Report (SR)…

12 jam ago