Batam

TNI AL Gagalkan 4 Ton Narkoba, Dapat Penghormatan di Upacara HUT RI Ke-80 di Batam

Ariranews.com, BATAM — Upacara peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Dataran Engku Putri, Batam, Minggu (17/8), berlangsung khidmat dan penuh semangat nasionalisme.

Ribuan warga Kepulauan Riau memadati lapangan sejak pagi untuk mengikuti momen sakral pengibaran Sang Merah Putih. Namun, sorotan utama masyarakat justru tertuju pada tamu kehormatan yang hadir di barisan depan, para prajurit Jalasena TNI Angkatan Laut yang belum lama ini berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba seberat 4 ton di perairan Kepri.

Kehadiran para prajurit laut ini menjadi simbol nyata perjuangan melawan ancaman narkoba sebagai musuh baru bangsa. Keberhasilan operasi TNI AL tersebut diapresiasi luas sebagai aksi heroik yang menyelamatkan generasi muda dari kehancuran akibat narkotika.

“Mereka itu pahlawan zaman sekarang. Kalau narkoba sebesar itu lolos, generasi kita bisa hancur,” kata Ahmad, warga Batam yang datang bersama keluarganya.

Momen ini terasa semakin kuat gaungnya karena hanya sepekan sebelumnya, Presiden Republik Indonesia meresmikan berdirinya Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) IV di Batujajar, Jawa Barat, pada 10 Agustus 2025. Sebelumnya Kodaeral IV merupakan Lantamal IV Batam. Laksamana Muda TNI Berkat Widjanarko dilantik sebagai Komandan pertamanya. Pembentukan Kodaeral IV dinilai strategis dalam memperkuat pertahanan maritim, khususnya di Selat Malaka dan kawasan perairan Kepri — wilayah yang kerap menjadi jalur kejahatan transnasional, termasuk penyelundupan narkoba.

Komandan Koderal IV, Laksamana Muda TNI Berkat Widjanarko (tengah) mengikuti Upacara HUT RI ke-80 di Batam.

“Keberhasilan menggagalkan penyelundupan narkoba dalam jumlah besar ini adalah bukti nyata bahwa laut Indonesia tidak boleh menjadi jalur kejahatan. Kami berdiri di garda terdepan untuk menjaga kedaulatan maritim, melindungi generasi muda, dan memastikan Merah Putih terus berkibar dengan gagah perkasa di laut maupun darat,” ujar Laksamana Muda TNI Berkat Widjanarko seusai upacara.

Upacara kemerdekaan tahun ini pun tercatat sebagai salah satu yang paling berkesan di Batam. Perpaduan semangat perjuangan 1945 dengan heroisme prajurit laut masa kini menjadi pengingat bahwa kemerdekaan bukan hanya warisan, tapi juga amanah yang harus dijaga di tengah tantangan zaman.

Bagi masyarakat Kepri, kehadiran para penggagal penyelundupan narkoba dalam upacara ini menjadi simbol bahwa perjuangan belum selesai. Ancaman terhadap bangsa tidak lagi berbentuk penjajahan bersenjata, melainkan narkoba, kejahatan lintas batas, dan ancaman terhadap masa depan generasi. (ara)

Redaksi

Recent Posts

Aspirasi Nelayan Menguat, Marzuki Usulkan Penambahan BBM Subsidi

Ariranews.com, Natuna – Aspirasi nelayan di wilayah perbatasan kian menguat terkait keterbatasan bahan bakar minyak…

11 menit ago

Warga RW 13 Pancur Baru Harap Perbaikan Jalan dan Drainase Saat Reses, Taba Iskandar Siap Perjuangkan Aspirasi Masyarakat

AriraNews.com, Batam - Ratusan warga RW 13 Pancur Baru, Kelurahan Duriangkang, Kecamatan Sei Beduk, Kota…

9 jam ago

Pengesahan Ranperda LAM Batam Tunggu Fasilitasi Gubernur Kepri

AriraNews.com, Batam - Upaya pengesahan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Lembaga Adat Melayu (LAM) di…

16 jam ago

Li Claudia Minta Sinkronisasi Data Kependudukan Dioptimalkan

AriraNews.com, BATAM - Pemerintah Kota Batam terus mengakselerasi pembenahan data kependudukan sebagai fondasi utama dalam…

16 jam ago

Boy Kharisma Nahkodai Perwara Indonesia, Ajak Anggota Kompak dan Solid

AriraNews.com, Batam - Boy Karisma terpilih dan resmi menyandang status sebagai Ketua Umum Perkumpulan Pemandu…

19 jam ago

Ketua DPRD Batam Hadiri Peresmian Kantor Zona Bakamla Barat, Tekankan Peran Strategis Bakamla

AriraNews.com, Batam - Ketua DPRD Kota Batam, Haji Muhammad Kamaluddin, menghadiri peresmian Kantor Zona Bakamla…

1 hari ago