Batam

PGN Hadirkan Program TAMASYA untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak di Batam

AriraNews.com, Batam – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) melalui Offtake Stasiun Panaran kembali menunjukkan komitmennya terhadap masyarakat melalui Program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) yang dilaksanakan di Anak Ceria Daycare, Kelurahan Mangsang, Kecamatan Sei Beduk, Kota Batam, Kepulauan Riau.

Program ini menjadi bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) PGN dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini melalui lingkungan pengasuhan yang aman, sehat, dan edukatif bagi anak-anak.

Area Head PGN Batam, Wendi Purwanto, menjelaskan bahwa Program TAMASYA merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui lingkungan pengasuhan yang aman, sehat, nyaman, dan edukatif.

Melalui Program TAMASYA, PGN ingin hadir tidak hanya memberikan fasilitas, tetapi juga mendukung terciptanya lingkungan yang lebih peduli terhadap kebutuhan anak dan keluarga.

Masa usia dini merupakan periode penting dalam pembentukan karakter dan perkembangan anak. Karena itu, PGN memandang bahwa perhatian terhadap tumbuh kembang anak dan kualitas pengasuhan menjadi investasi penting untuk masa depan. Melalui Program TAMASYA, PGN ingin hadir tidak hanya memberikan fasilitas, tetapi juga mendukung terciptanya lingkungan yang lebih peduli terhadap kebutuhan anak dan keluarga.

Program TAMASYA difokuskan pada empat layanan utama, yaitu peningkatan kompetensi pengasuh, pemantauan tumbuh kembang anak secara berkala, penguatan peran orang tua dalam pengasuhan, serta penyediaan sistem rujukan untuk mendukung kesehatan dan perkembangan anak.

Sebagai bentuk dukungan nyata, PGN memberikan bantuan alat tumbuh kembang anak berupa sarana edukatif dan permainan yang dapat membantu perkembangan motorik, kognitif, sosial, dan emosional anak. Selain itu, para pengasuh juga mendapatkan pendampingan dan edukasi untuk meningkatkan kualitas layanan pengasuhan di daycare.

Tidak hanya berfokus pada anak, program ini juga melibatkan orang tua melalui layanan konseling dan edukasi pengasuhan. Pendekatan ini dilakukan agar ayah dan ibu memiliki pemahaman yang sama mengenai tumbuh kembang anak serta pola pengasuhan yang tepat untuk diterapkan di rumah.

Secara langsung, Program TAMASYA memberikan manfaat kepada 30 anak usia dini di Anak Ceria Daycare. Selain itu, sebanyak 16 orang tua mendapatkan layanan konseling dan edukasi pengasuhan, sementara 6 orang pengasuh memperoleh pendampingan psikolog untuk meningkatkan kapasitas mereka dalam memberikan layanan pengasuhan yang berkualitas.

Dalam pelaksanaannya, PGN juga menggandeng berbagai pihak untuk memperkuat dampak program. Kolaborasi dilakukan bersama Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Riau dalam mendukung peningkatan kualitas pengasuhan dan edukasi keluarga. PGN juga bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam, Bank Sampah Mutiara Bersinar, dan Bank Sampah Allium untuk mengenalkan nilai-nilai cinta lingkungan kepada anak sejak dini.

Melalui berbagai kegiatan edukatif, anak-anak diperkenalkan pada pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, memilah sampah, hingga memanfaatkan sampah plastik menjadi kerajinan yang bermanfaat. Dengan cara yang menyenangkan, anak-anak diajak belajar bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari hal-hal sederhana.

Kehadiran Program TAMASYA mendapat sambutan positif dari masyarakat. Orang tua merasa terbantu dengan adanya layanan konseling dan edukasi pengasuhan, sementara para pengasuh mendapatkan tambahan pengetahuan dan keterampilan dalam mendampingi anak-anak. Dukungan fasilitas tumbuh kembang dan pemantauan perkembangan anak secara berkala juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi keluarga.

Ke depan, PGN berharap Program TAMASYA dapat terus berkembang dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. Melalui kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, dan komunitas, PGN ingin turut membangun generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, serta tumbuh dalam lingkungan keluarga dan masyarakat yang lebih baik. (emr)

Redaksi

Recent Posts

Wajah Baru Terminal Peti Kemas Batu Ampar, Dari Pelabuhan Konvensional Menuju Hub Internasional

AriraNews.com, Batam - Di atas rooftop sebuah gedung yang tengah dipersiapkan menjadi kantor PT Batam…

3 jam ago

Ketegangan di Meja Makan: Ketika Ruang Dialog Menggugat Eksistensi Nurani

Oleh: Ady Indra PawennariKetua Umum Komunitas Jurnalis Kepri (KJK) AriraNews.com, Batam - Suasana di meja…

6 jam ago

Transformasi TelkomGroup Mulai Tunjukkan Hasil, Enam Bulan InfraNexia Catat Pendapatan Rp 7,7 Triliun

AriraNews.com, Jakarta - PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia) mencatatkan kinerja keuangan semester pertama tahun 2026…

7 jam ago

Respons Pernyataan Menteri ATR/BPN, Kepala BP Batam Amsakar: Alokasi Lahan di Wilayah Laut Akan Ditinjau Ulang Sesuai Regulasi

AriraNews.com, BATAM – Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menyatakan akan melakukan verifikasi ulang terhadap sejumlah…

7 jam ago

Belasan Anggota PWI Kepri Kompak Mundur

AriraNews.com, BATAM – Belasan anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepulauan Riau (Kepri) memilih mengundurkan diri…

9 jam ago

Disdikbud Natuna Respons Kebutuhan TKN 002, Toilet hingga Penataan Lingkungan Segera Dibangun

Natuna, Ariranews.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Natuna merespons kebutuhan sarana dan prasarana…

12 jam ago