Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Kepulauan Anambas, Agustar.
AriraNews.com, ANAMBAS – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Kepulauan Anambas, Agustar, menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, beserta jajaran menteri terkait atas kebijakan penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bagi nelayan. Kebijakan tersebut dinilai membawa dampak positif terhadap aktivitas penangkapan ikan sekaligus meningkatkan kesejahteraan nelayan, khususnya di wilayah kepulauan dan perbatasan.
Pernyataan tersebut disampaikan Agustar saat ditemui di Kantor DPC HNSI Kabupaten Kepulauan Anambas, Selasa (14/7/2026).
Menurut Agustar, biaya bahan bakar selama ini merupakan komponen terbesar dalam operasional melaut. Dengan adanya penurunan harga BBM, beban pengeluaran nelayan menjadi lebih ringan sehingga hasil tangkapan dapat memberikan keuntungan yang lebih besar bagi keluarga nelayan.
”Kami sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo beserta para menteri terkait. Kebijakan penurunan harga BBM ini sangat membantu nelayan. Dengan biaya operasional yang lebih ringan, hasil tangkapan dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi kesejahteraan keluarga nelayan,” ujar Agustar.
Ia menambahkan, kebijakan yang berpihak kepada nelayan diharapkan dapat terus berlanjut, termasuk peningkatan kemudahan akses memperoleh BBM bersubsidi bagi nelayan di daerah kepulauan dan perbatasan seperti Kabupaten Kepulauan Anambas.
Selain memberikan apresiasi, DPC HNSI Kabupaten Kepulauan Anambas juga menyatakan komitmennya untuk mendukung pemerintah dalam mengawasi penyaluran BBM bersubsidi agar tepat sasaran dan benar-benar dimanfaatkan oleh nelayan yang berhak menerimanya.
”Kami berharap pemerintah terus hadir mendengar aspirasi nelayan. Program-program yang berpihak kepada masyarakat pesisir akan sangat membantu meningkatkan kesejahteraan nelayan sekaligus memperkuat sektor perikanan nasional,” katanya.
Agustar mengungkapkan, ribuan nelayan di Kabupaten Kepulauan Anambas menggantungkan mata pencaharian pada sektor perikanan tangkap. Karena itu, kebijakan penurunan harga BBM diharapkan mampu meningkatkan produktivitas nelayan, menjaga pasokan hasil perikanan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir.
Menurutnya, langkah pemerintah dalam menyesuaikan harga BBM bagi sektor kelautan dan perikanan merupakan bentuk perhatian terhadap keberlangsungan usaha nelayan. Kebijakan tersebut juga dinilai sejalan dengan upaya memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pesisir dan perbatasan. (bbg)
AriraNews.com, ANAMBAS – Inspektorat Kabupaten Kepulauan Anambas memastikan akan melanjutkan tindak lanjut atas laporan masyarakat…
AriraNews.com, BATAM – Pelaku industri pariwisata di Batam mendesak Pemerintah Kota Batam segera menerbitkan regulasi…
AriraNews.com, Batam — Menanggapi laporan dari masyarakat terkait dugaan adanya aktivitas perjudian, jajaran Polsek Lubuk…
AriraNews.com, BATAM – Kabar baik bagi masyarakat Kepulauan Riau yang ingin melakukan pemeriksaan kesehatan di…
AriraNews.com, Batam - Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan komitmen BP…
AriraNews.com, Batam – Orange Sky Indonesia terus memperkuat ekspansi bisnis perhotelannya di Kota Batam dengan…