Batam  

Kapal Perang Misi Perdamaian Dunia Sandar di Pelabuhan Batuampar Batam

Avatar photo
KRI Diponegoro (365) sebagai kapal perang pengemban misi satgas maritim task force (MTF) XXVIII-O UNIFIL sandar di Batam, Rabu (13/12/2023) sore.

AriraNews.com, Batam – KRI Diponegoro (365) sebagai kapal perang pengemban misi satgas maritim task force (MTF) XXVIII-O UNIFIL sandar di Batam, Rabu (13/12/2023) sore.

Kedatangan kapal misi PBB ini diterima oleh tim meerploeg Pangkalan Utama Angkatan Laut IV (Lantamal IV) dan disambut Komandan Satrol Lantamal IV Kolonel Laut (P) Arif Rahman, S.T., M.Tr. Hanla., MM  yang selanjutnya akan melaksanakan bekal ulang pelaksanaan operasi.

BACA JUGA:  Diinisiasi HARRIS Hotel Batam Center dan HARRIS Resort Waterfront Batam, Ratusan Peserta Meriahkan Hari Yoga Internasional 2026

Berlabuhnya KRI DPN-365 pengemban misi perdamaian dunia di bawah naungan PBB di Batam ini merupakan penyelesaian etape pertamanya dari Jakarta menuju Batam, yang dilepas langsung beberapa hari lalu oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subianto sekaligus dalam rangka isi bekal ulang (refueling) terkahir sebelum menuju etape ke dua menuju Kolombo.

BACA JUGA:  BP Batam Kurangi Biaya Operasional Rutin, Fokus Benahi Jaringan Distribusi Air dan Infrastruktur Prioritas
Berlabuhnya KRI DPN-365 pengemban misi perdamaian dunia di bawah naungan PBB di Batam ini merupakan penyelesaian etape pertamanya dari Jakarta menuju Batam.

“Batam ini sebagai etape pertama kami, selanjutnya dari Batam akan menuju Kolombo dengan membawa 120 personel terdiri dari 105 ABK Kapal, 15 personel pendukung (penerbang, dokter, perwira psikologi, kopaska, penyelam, dan perwira penerangan),” ungkap Dansatgas MTF Letkol Laut (P) Wirastyo Haprabu, S.E., D.W.C.

KRI Diponegoro (365) rencananya akan melanjutkan perjalanannya menuju etape keduanya pada hari Minggu (17/12) mendatang.

BACA JUGA:  Optimalkan Pengelolaan PNBP, Komisi VI DPR RI Nilai Tata Kelola BP Batam Semakin Baik

“Kita akan tiba di Libanon pada tanggal 7 Januari 2024 dan melaksanakan Transfer of Authority dengan kapal sebelumnya KRI Frans Kaisepo (368) selanjutnya kita akan mulai Inchop (Incharge Operation) dalam misi perdamaian Unifil di bawah naungan PBB,” tukas Dansatgas.(hms)