AriraNews.com, Lingga– Salah satu tradisi yang masih dilakukan masyarakat Melayu memasuki penghujung bulan Ramadan adalah tradisi likuran atau 7 likur. Tradisi ini sudah dilakukan sejak masa lalu secara turun-temurun dengan melakukan penyalaan lampu atau penerangan tradisional yang di tempatkan di sekitar masjid, di berbagai penjuru jalan, halaman rumah dan teras-teras rumah penduduk.
Begitu pula, yang dilakukan warga Sekop Laut, Kelurahan Dabo, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, Kamis (13/4/2023).
Menurut Eman, salah seorang tokoh pemuda di Sekop Laut, tradisi likuran ini selain untuk menyemarakkan malam terakhir Ramadan, juga sebagai tempat silaturahmi warga di sela rutinitas harian.
“Dengan tetap dilestarikannya tradisi likuran ini, kita warga Dabo dapat berkumpul walaupun punya kesibukan masing-masing,” ucapnya.
Dikatakannya, Selain menjadi pemandangan indah, momen tersebut juga menjadi alasan para perantau untuk ingin pulang kampung dan berkumpul bersama keluarga sambil menyambut datangnya Hari Raya Idul Fitri.(ydi)
AriraNews.com, Batam – Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengusulkan pembentukan lex specialis di bidang administrasi…
AriraNews.com, Batam – Pemerintah Kota Batam bersama DPRD Kota Batam mulai mematangkan arah pengelolaan keuangan…
AriraNews.com, JAKARTA – Himpunan Penambang Kuarsa Indonesia (HIPKI) menilai evaluasi terhadap Harga Patokan Mineral (HPM)…
Ariranews.com | Natuna — Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna melalui Unit Siaga SAR Pulau…
AriraNews.com, Batam – Pemerintah Pusat menetapkan Kota Batam sebagai daerah pertama peluncuran simbolis Program Sinergi…
AriraNews.com, Batam – Pemerintah Kota Batam mulai menata kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Baloi Indah…