AriraNews.com, Lingga– Salah satu tradisi yang masih dilakukan masyarakat Melayu memasuki penghujung bulan Ramadan adalah tradisi likuran atau 7 likur. Tradisi ini sudah dilakukan sejak masa lalu secara turun-temurun dengan melakukan penyalaan lampu atau penerangan tradisional yang di tempatkan di sekitar masjid, di berbagai penjuru jalan, halaman rumah dan teras-teras rumah penduduk.
Begitu pula, yang dilakukan warga Sekop Laut, Kelurahan Dabo, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, Kamis (13/4/2023).
Menurut Eman, salah seorang tokoh pemuda di Sekop Laut, tradisi likuran ini selain untuk menyemarakkan malam terakhir Ramadan, juga sebagai tempat silaturahmi warga di sela rutinitas harian.
“Dengan tetap dilestarikannya tradisi likuran ini, kita warga Dabo dapat berkumpul walaupun punya kesibukan masing-masing,” ucapnya.
Dikatakannya, Selain menjadi pemandangan indah, momen tersebut juga menjadi alasan para perantau untuk ingin pulang kampung dan berkumpul bersama keluarga sambil menyambut datangnya Hari Raya Idul Fitri.(ydi)
AriraNews.com, Batam - Persoalan perpanjangan Uang Wajib Tahunan (UWT) terhadap sekitar 214 unit rumah di…
Ariranews.com, Natuna – Komandan Lanud Raden Sadjad (RSA) Natuna, Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai…
KARIMUN – Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Kabupaten Karimun resmi menggelar Musyawarah Kabupaten (Muskab) tahun…
AriraNews.com, Batam - Komitmen menjaga keberadaan kampung tua menjadi salah satu poin utama dalam finalisasi…
AriraNews.com, Batam - Hotel Santika Batam menghadirkan inovasi terbaru di bidang kuliner dengan meluncurkan dua…
KARIMUN, seputarkarimun.com – Dalam rangka memeringati hari jadi Kabupaten Karimun yang ke-198, Pemerintah Kabupaten Karimun…