AriraNews.com, Batam – Manajemen SPBU KDA, mengaku salah bercampurnya BBM jenin Pertamax dengan air.
“Kami mohon maaf atas kejadian ini. Kami segera melakukan perbaikan. Paling lama sehari sudah selesai,” kata Pengawas SPBU 14294721 KDA, Wen Tairas.
Di tempat yang sama, General Manager SPBU KDA, Daril mengatakan pihaknya segera melakukan pembenahan.
“Kejadian ini mungkin sedikit saja kelalaian kami. Ada terdeteksi kadar air sedikit. Ke depannya tidak akan terulang lagi,” katanya, Kamis (13/6/2024).
Terpisah, berdasarkan keterangan resmi yang diterima dari PT Pertamina Patra Niaga, bercampurnya cadangan BBM jenis Pertamax di SPBU tersebut karena hujan deras sehingga masuk ke dalam tanki penimbunan. Terhadap kejadian ini Pertamina telah menginstruksikan kepada SPBU tersebut untuk menghentikan sementara operasional dan melakukan perbaikan (tank cleaning).
“SPBU akan bertanggung jawab kepada konsumen dengan melakukan perbaikan terhadap kendaraan yang terdampak,” ungkap Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Susanto August Satria.(oma)








