Headline

Dua PMA Segera Beroperasi di Batam, Investasi Rp 2,7 T

AriraNews.com, Batam – PT Qspac Los Angeles Industri dari Amerika Serikat dan PT Apollo Solar Indonesia dari Taiwan dan Tiongkok segera beroperasi di Batam. Kedua perusahaan ini akan beroperasi di kawasan Wiraraja Indonesia, Punggur, Nongsa.

Ketua Kadin Kepri, Makruf Maulana mengatakan, kedua perusahaan asing tersebut berinvestasi di Batam setelah tertarik dengan program BBK Murah yang ditawarkan Kadin.

“BBK Murah ini kan sudah kita tawarkan  pada saat tingginya Covid-19 di dunia. Dan sekarang sudah mulai terlihat hasilnya,” katanya.

Total investasi kedua perusahaan tersebut pada tahap awal ungkap Makruf mencapai Rp 2,7 triliun. Dengan jumlah tenaga kerja mencapai 1.500 orang. Dalam proses produksi nantinya akan menempati 10 gedung di kawasan Wiraraja, Punggur, Nongsa.

“Untuk 10 building yang tengah tahap pembangunan akan kami gunakan sebagai sarana produksi kami di beberapa bidang industri, untuk masing-masing bulding ukurannya 1 hektar, jadi totalnya 10 hektar secara keseluruhan, saat ini kami sudah melakukan ekspansi bisnis ke industri baru terbarukan, stretch film, dan alat-alat kesehatan,” kata Ma’ruf.

Produksi kedua perusahaan ini berorientasi ekspor dengan tujuan negara-negara Amerika Latin dan Jepang. Dan Kadin masih terus berkoordinasi dengan sejumlah calon investor di Asia Timur, Eropa dan Amerika untuk bisa berinvestasi di Kepri.

BBK Murah akan tetap menjadi modal Kadin untuk menarik investor. “BBK Murah itu sudah terbukti mendatangkan investor, makanya ini akan tetap kita tawarkan ke investor lain,” katanya.

“Kita fokus bagaimana menciptakan lapangan kerja di Kepri, khususnya di Batam ini. Kalau semakin banyak investor masuk maka dipastikan akan semakin banyak tenaga kerja yang diserap,” tambahnya.

Terkait masalah tenaga kerja, Kadin akan menggandeng masyarakat tempatan untuk bisa bekerja di dua perusahaan tersebut. Tentunya, dengan kriteria yang sesuai dengan perusaan tersebut.

“Kita berharap warga tempatanlah yang paling utama untuk kita berdayakan. Jadi bagi lulusan perguruan tinggi Kepri yang ingin berkakir bersama kami, khususnya masyarakat Batam, itu yang kami utamakan,” tambahnya.

Menurut Makruf, lounching kedua perusahaan ini akan digelar pada November atau Desember mendatang. “Kalau tidak ada halangan, mungkin Pak Menko yang akan langsung meresmikan,” katanya.

Ia berharap dukungan penuh dari pemerintah daerah baik pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota di Kepri untuk sejalan dalam hal mengembangkan investasi. Pemda harus memberikan relaksasi kepada pengusaha agar dunia usaha kembali bergairah. Misalnya birokrasi perizinan yang dinilai masih belum sesuai ekspektasi.

“Kami berharap perizinan itu lebih fleksibel, murah, cepat dan mudah. Jadi calon investor akan lebih tertarik untuk datang ke Batam atau ke Kepri pada khususnya,” katanya.

Demikian halnya dengan sejumlah pajak yang masih memberatkan dunia usaha. Misalnya pajak tempat hiburan dan restoran, PBB, PPJu dan pajak lain. “jujur, itu masih sangat mahal dan sangat memberatkan pengusaha. Harusnya pemerintah daerah memberikan relaksasi,” katanya. (*)

Redaksi

Recent Posts

SPMB 2026 Batam Dimulai 8 Juni, Rudi Panjaitan: Belum Memiliki KIA, Siswa Tetap Bisa Mendaftar

AriraNews.com, Batam - Pemerintah Kota (Pemko) Batam memastikan calon peserta didik yang belum memiliki Kartu…

2 jam ago

Batam Pertahankan Opini WTP ke-14 Berturut-turut dari BPK, Li Claudia: Bukti Komitmen Pengelolaan Keuangan yang Akuntabel

AriraNews.com, BATAM — Konsistensi Pemerintah Kota Batam dalam menjaga akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah kembali mendapat…

2 jam ago

Volume Peti Kemas Direct Call di TPK Batu Ampar Tembus 58 Ribu TEUs, Batam Kian Kokoh sebagai Gerbang Logistik Internasional

AriraNews.com, Batam - Kinerja layanan direct call internasional di Terminal Peti Kemas (TPK) Batu Ampar,…

3 jam ago

Satnarkoba Polres Barelang Sita 2.672 Vape Mengandung Narkoba Senilai Rp 8 Miliar

AriraNews.com, BATAM – Satuan Reserse Narkoba Polresta Barelang mengungkap peredaran vape mengandung Narkoba. Sebanyak 2.672…

17 jam ago

Polresta Barelang Tangkap RS Pelaku Ujaran Kebencian di Batam, Terancam Tiga Tahun Penjara

AriraNews.com, Batam – RS, pelaku ujaran kebencian di media sosial Facebook diamankan Satuan Reserse Kriminal…

18 jam ago

Terima Kunjungan DPRD DKI, Li Claudia Ungkap Kunci Pertumbuhan Ekonomi Batam dan Rencana Ubah Sampah Jadi Energi

AriraNews.com, Batam - Batam terus memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi…

24 jam ago