Batam  

Ini Peruntukan Dana Hasil Efisiensi Pemko Batam

Avatar photo
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad.

AriraNews.com, BATAM – Hasil efisiensi anggaran Pemerintah Kota (Pemko) Batam mencapai Rp150 miliar rupiah. Dana tersebut diperuntukan Rp20 miliar kewajiban mandatori dan Rp130 miliar dialokasikan untuk berbagai program kepentingan masyarakat.

Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengatakan bahwa pemangkasan anggaran harus dilakukan sesuai dengan amanat Inpres, terutama pada pos-pos belanja yang dianggap tidak mendesak.

“Rp130 miliar itu yang kami rapatkan. Dan keputusannya angka Rp130 miliar itu kita kembalikan untuk kepentingan masyarakat,” kata Amsakar, Selasa (11/3/2025).

BACA JUGA:  Media Gathering BPJS Kesehatan: Peserta JKN Kepri Capai 2 Juta Jiwa Per Juni 2026

Diakuinya Rp130 miliar itu akan digunakan untuk kepentingan masyarakat. Kebijakan ini diambil untuk meningkatkan infrastruktur, pengelolaan sampah, serta sektor pendidikan dan kesejahteraan lansia

Untuk anak-anak SD dan SMP yang tidak tertampung di sekolah negeri, pemko meminta dinas pendidikan untuk membahas bantuan SPP, dengan besaran sekitar 200-250 ribu rupiah per anak untuk SD dan 250-300 ribu rupiah per anak untuk SMP.

BACA JUGA:  BP Batam dan BRIN Perkuat Riset Ketahanan Air, Dukung Industri Berkelanjutan

“Semuanya kembali ke masyarakat lagi,” kata Amsakar.

Pemko Batam juga mengalokasikan anggaran untuk membantu 1.000 UMKM tanpa membebankan bunga, guna mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Selain itu, pemko berencana membeli alat berat seperti buldoser yang lebih layak digunakan, serta membeli mobil penyapu jalan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kebersihan di kota.

Fokus pemko juga pada pembangunan infrastruktur, dengan rencana pemasangan lampu jalan di sepanjang jalur menuju Bandara Hang Nadim, serta perbaikan jalan.

BACA JUGA:  Diinisiasi HARRIS Hotel Batam Center dan HARRIS Resort Waterfront Batam, Ratusan Peserta Meriahkan Hari Yoga Internasional 2026

“Pemko juga membeli pompa air untuk menangani masalah banjir di beberapa titik kota,” katanya. (ara)