Headline

Prihatin Kondisi Warga Sei Nyirih, Isdianto: Kesejahteraan Prioritas Utama

Tanjungpinang: Calon Gubernur Kepri nomor urut 2, Isdianto terlihat sedih saat masyarakat Sei Nyirih, Kelurahan Kampung Bugis, Kecamatan Tanjungpinang Kota, Kota Tanjungpinang mengaku jarang diperhatikan oleh pemerintah setempat.

Hal itu diutarakan oleh tokoh masyarakat Sei Nyirih, Kaharudin saat Isdianto mengunjungi kampung mereka.

“Kami ini tempatnya terpencil dan terisolir Pak, secara administratif kami masuk di Kota Tanjungpinang. Namun, kami jarang diperhatikan,” ujar Kaharudin kepada Isdianto, Minggu, (8/11/2020).

Kaharudin melanjutkan, jika selama ini untuk mengurus administrasi sangat sulit. Salah satunya dalam mengurus sertifikat tanah di lokasi tersebut.

“Saat kita datang ke Kantor Pertanahan (Badan Pertanahan Nasional) mereka layani kita. Bahkan mereka turun juga ke lokasi kita. Cuma kendalanya, status kita ini. Alasannya wilayah kita masih belum jelas, apakah masuk Kota Tanjungpinang atau Kabupaten Bintan. Intinya batas wilayah gitu Pak,” tegas Kaharudin.

Kemudian, Kaharudin juga salut kepada Isdianto yang mengunjungi mereka menggunakan jalur laut, sehingga dapat secara detail melihat kondisi kampung mereka.

“Cuman Pak Isdianto yang datang menggunakan pompong. Yang lain datang lewat darat. Kalau pakai jalur laut, Bapak secara detail bisa lihat kekurangan kampung kita ini. Salah satunya kita ini tidak ada dermaga,” tutur Kaharudin.

Maka dari itu, Kaharudin meminta agar ke depannya Isdianto dalam memimpin Provinsi Kepri harus melihat seluruh daerah, jangan ada suatu daerah yang di ‘anak tirikan’.

“Kalau memimpin itu harus adil. Harus hilangkan anak tiri Pak. Semua itu anak kandung kalau Bapak terpilih. Percayalah, kalau Bapak adil nantinya masyarakat mencintai Bapak. Sama halnya ketika almarhum Ayah Sani, beliau dicintai rakyatnya, makanya masyarakat terpukul ketika Ayah Sani meninggal,” kata Kaharudin.

Sementara itu, Isdianto mengaku jika selama perjalanan menuju Sei Nyirih ada beberapa yang perlu menjadi catatan yang harus segera dikerjakannya.

“Sudah saya catat apa yang harus dibenahi disini. Untuk masalah tanah, nanti itu tugas utama saya. Saya tidak ingin masyarakat disini tidak ada sertifikat tanah,” ujar Isdianto.

Isdianto bangga dengan masyarakat Sei Nyirih, dengan keterbatasan mampu hidup secara bergotong royong dan jarang mengeluh.

“Saya jamin, kesejahteraan masyarakat yang utama. Kita tidak ingin ada kesenjangan di Provinsi Kepri,” pungkas Isdianto.(***)

Redaksi

Recent Posts

Amsakar–Li Claudia Tegaskan Komitmen Jaga Kampung Tua di RTRW Kepri

AriraNews.com, Batam - Komitmen menjaga keberadaan kampung tua menjadi salah satu poin utama dalam finalisasi…

17 menit ago

Hotel Santika Batam Luncurkan “Jelajah Nusantara” dan Angkringan BBQ Night

AriraNews.com, Batam - Hotel Santika Batam menghadirkan inovasi terbaru di bidang kuliner dengan meluncurkan dua…

2 jam ago

Merayakan HUT ke-198, Sistem Pass Cashless Resmi Beroperasi di Pelabuhan Karimun

KARIMUN, seputarkarimun.com – Dalam rangka memeringati hari jadi Kabupaten Karimun yang ke-198, Pemerintah Kabupaten Karimun…

3 jam ago

Wyndham Panbil Batam & Panbil Residence Santuni Lansia di Tanjung Uma

AriraNews.com, Batam - Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Lansia yang jatuh pada tanggal 29 Mei…

4 jam ago

PKP Expo Hadirkan Promo “BBM” di Grand Batam Mall, Dapatkan Harga dan Lokasi Properti Terbaik di Batam

AriraNews.com, BATAM – Developer properti terbesar dan terpercaya di Kota Batam, PT Putera Karyasindo Prakarsa…

5 jam ago

Wagub Nyanyang Buka International Jazz Day 2026, Angkat Batam ke Kancah Dunia

AriraNews.com, BATAM - Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Harris Pratamura, resmi membuka perayaan International Jazz…

5 jam ago