Batam

Jefridin Minta Hasil FGD Monitoring & Evaluasi Penataan Ruang Segera Diterapkan

AriraNews.com, Batam – Sekretaris Daerah Kota Batam H Jefridin, membuka Forum Group Discussion (FGD) terkait Monitoring dan Evaluasi Penataan dan Pemanfaatan Ruang Kota Batam, Tahun 2023, untuk Kecamatan Bengkong dan Kecamatan Lubukbaja.

“Monitoring dan evaluasi ini perlu untuk mengidentifikasi tercapainya tujuan dan perwujudan tata ruang Kota Batam, menilai kesesuaian kegiatan pemanfaatan ruang, agar fakta di lapangan dapat sesuai dengan ketentuan yang ada,” jelas Jefridin, di Hotel Santika Batam, Batamcenter, Selasa (5/9/2023).

Kota Batam sendiri telah menyusun Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Wilayah Perencanaan (WP) Nongsa, WP Batam Kota, WP Bengkong, WP Batuampar, WP Lubukbaja, WP Sekupang dan WP Batuaji.

Untuk dapat melihat kesesuaian pemanfaatan ruang serta dinamika perkembangan WP tersebut, maka Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Batam, meningkatkan kualitas penyelenggaraan tata ruang dengan peningkatan fungsi pengawasan.

Di antaranya melalui kegiatan pemantauan dan evaluasi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Batam dan RDTR Kota Batam, dengan memanfaatkan sistem informasi dan teknologi terkini.

Hasil kajian monitoring dan evaluasi nantinya yang akan menjadi rekomendasi RDTR atau RTRW Kota Batam.

Di mana Batam juga merupakan Kawasan Strategis Nasional (KSN), maka dalam perencanaan harus sesuai amanat Peraturan Perundang-undangan Nomor 26, Tahun 2007, tentang Penataan Ruang pasal 55 ayat 2, untuk menjamin tercapainya tujuan penyelenggaraan penataan ruang.

Oleh karenya, Jefridin meminta pada perangkat paerah dan camat, serta stakeholder dan instansi untuk bekerja sama dengan baik, sehingga dapat mengeluarkan hasil monitoring dan evaluasi yang singkron sesuai dengan tata ruang.

Semua dengan mempertimbangkan dampaknya terhadap pelestarian lingkungan dan pertumbuhan ekonomi.

“Saya berharap kajian monitoring dan evaluasi ini diselesaikan dan disusun dokumenya. Agar kemudian dapat dipergunakan untuk memperkaya RTRW dan RDTR kota. Guna merespon fenomena pembangunan yang dinamis di Kota Batam. Perlu menjadi perhatian ke depan, terus kita evaluasi dan regulasikan,” harap Jefridin.

Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Batam, Azril Apriansyah menambahkan, tujuan dari monitoring dan evaluasi penataan dan pemanfaatan ruang ini tidak lain juga mengkaji perkembangan dari implementasi RTR Kota Batam.

“Juga melalui ini diharap dapat merumuskan rekomendasi atau masukan terhadap penyelenggaraan penataan ruang. Mulai dari rencana tata ruang, pemanfaatan ruang, hingga pengendalian pemanfaatan ruang,” jelasnya.(ski/emr)

Redaksi

Recent Posts

Air Bersih Keruh di Tiban Akibat Interkoneksi Pipa, Ariastuty Sirait: ABHi Telah Lakukan Flushing Bertahap

AriraNews.com, Batam - BP Batam angkat bicara atas keluhan masyarakat soal kondisi air bersih yang…

3 jam ago

SPMB 2026 Batam Dimulai 8 Juni, Rudi Panjaitan: Belum Memiliki KIA, Siswa Tetap Bisa Mendaftar

AriraNews.com, Batam - Pemerintah Kota (Pemko) Batam memastikan calon peserta didik yang belum memiliki Kartu…

6 jam ago

Batam Pertahankan Opini WTP ke-14 Berturut-turut dari BPK, Li Claudia: Bukti Komitmen Pengelolaan Keuangan yang Akuntabel

AriraNews.com, BATAM — Konsistensi Pemerintah Kota Batam dalam menjaga akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah kembali mendapat…

6 jam ago

Volume Peti Kemas Direct Call di TPK Batu Ampar Tembus 58 Ribu TEUs, Batam Kian Kokoh sebagai Gerbang Logistik Internasional

AriraNews.com, Batam - Kinerja layanan direct call internasional di Terminal Peti Kemas (TPK) Batu Ampar,…

7 jam ago

Satnarkoba Polres Barelang Sita 2.672 Vape Mengandung Narkoba Senilai Rp 8 Miliar

AriraNews.com, BATAM – Satuan Reserse Narkoba Polresta Barelang mengungkap peredaran vape mengandung Narkoba. Sebanyak 2.672…

21 jam ago

Polresta Barelang Tangkap RS Pelaku Ujaran Kebencian di Batam, Terancam Tiga Tahun Penjara

AriraNews.com, Batam – RS, pelaku ujaran kebencian di media sosial Facebook diamankan Satuan Reserse Kriminal…

22 jam ago