Headline

Soal Safari Ramadhan, Asman Abnur: Saya Akan Konfirmasi ke Pengurus PAN Batam dan Kepri

AriraNews.com, Batam : Elit Partai Amanat Nasional (PAN) yang juga Anggota DPR RI dari Dapil Kepri, Asman Abnur mengaku akan mencari tahu dan mengkonfirmasi tidakan arogansi Ketua DPD PAN Batam, Safari Ramadhan saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Gedung DPRD Batam, Jumat (2/9/2022).

Kala itu para anggota Komisi 1 DPRD Batam yang diketuai oleh Lik Khai dari Partai Nasdem, bersama Safari Ramadhan dari PAN dan Utusan Sarumaha dari Hanura mengundang Lurah Tanjungriau serta RT dan RW Perumahan Galaxy Park, Sekupang.

Pemanggilan dalam Rapat Dengar Pendapat ini terkait persoalan pemilihan RW di perumahan tersebut yang bermasalah.

Safari Ramadhan emosi karena ia menilai Lurah Tanjungriau lepas tanggung jawab sehingga masalah ini berlarut-larut.

Anggota DPRD Batam, Buya Safari Ramadhan emosi dan naik ke atas meja. Ketua Komisi I, Lik Khai mencoba menenangkannya.

Emosi politisi yang mengusung jargon dari Surau itu ternyata tak terbendung, sehingga ia pun menggebrak meja dan melempar mikrofon ke arah Lurah yang duduk berseberangan dengannya.

Beruntung mik itu  tersambung dengan kabel sehingga tak sampai melayang jauh dan mengenai sasaran.

Tak hanya sampai di itu, Safari Ramadhan pun naik dan berdiri di atas meja sambil menujuk dengan penuh emosi ke arah Lurah.

Lik Khai yang berada di sebelahnya langsung cepat beraksi dan menariknya untuk turun dari meja.

Asman Abnur yang dihubungi Minggu (4/8/2022) pagi, mengaku belum mengetahui kejadian itu secara pasti.

“Saya lagi ada acara keluarga, belum tahu pasti,” ungkapnya.

Namun, Asman memastikan akan mengkonfirmasi informasi yang ia dapat dengan para pengurus Partai Amanat Nasional (PAN) Kepri maupun Batam.

“Saya pasti mengkonfirmasi hal ini ke teman-teman pengurus di sana,” ucapnya.

Ia juga belum bisa memastikan tindakan apa yang akan diambil oleh PAN terkait hal ini.

“Kalau melanggar, Partai pasti akan menjatuhkan sanksi, tapikan harus dikonfirmasi dan dicari tahu terlebih dahulu,” katanya.

Sementara itu, pengamat politik, Zamzami A Karim mengatakan, seorang anggota dewan yang tugas dan fungsinya mengawasi jalannya pemerintahan, wajar kalau memberikan teguran keras, jika ada aparatur negara yang kerjanya dinilai tidak becus.

“Tetapi sangat disayangkan jika yang ditampakkan ke publik adalah cara marah yang berlebihan sehingga mengabaikan nilai-nilai etika dan kepatutan,” kata Zamzami A Karim, Sabtu (3/9/2022).

Dilanjutkan Zamzami, dari segi psikologi publik, masyarakat kita memang lebih menyorot pada sikap dan tindak tanduk anggota dewan, karena mereka pemimpin di masyarakat yang dipercayakan mewakili rakyat.

“Saya rasa ada yang menganggapnya sebagai tontonan menarik di tengah gersangnya peran DPRD dalam menjalankan fungsi kontrolnya selama ini. Tetapi tentu ada juga yang melihat ini sebagai cara si Buya (Safari Ramadhan) coba membongkar praktek politisasi dalam pemilihan RT dan RW di Batam. Dari sudut pandang politik ini adalah arena persaingan politik baik untuk Pileg maupun Pilkada di 2024 nanti,” paparnya.

Dikatakan Zamzami A Karim, kejadian tersebut tentunya akan berdampak pada Safari Ramadhan, DPRD Kota Batam, dan publik tentunya. Karena dinilai melanggar nilai etika dan kepatutan, Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPRD Batam bisa mengambil tindakan.

“Bagaimanapun tidak patut dan berbahaya jika membiarkan wakil rakyat yang menyerang lawan bicaranya secara fisik seperti itu. Berdebatlah sekeras mungkin, tapi jangan main fisik, itulah cara politik berkeadaban,” kata Zamzami A Karim.

Pandangan senada juga diutarakan Direktur Perwakilan Public Trust Institute Kepulauan Riau, Robby Patria. Menurutnya apapun alasannya, namanya gedung dewan itu merupakan tempat terhormat. Siapa pun yang menjadi anggota dewan harus mampu menjaga sikap.

“Jadi mereka yang menjadi anggota dewan harusnya berprilaku menjaga etika sopan santun, etika yang berlaku di seluruh dunia. Di Barat, di Timur, tak akan membenarkan etika naik ke atas meja dan melempar mik ke arah lawan bicara,” tegasnya.

“Makanya kata Rasulullah, kalau marah suruh berwudhu. Biar sejuk dan otak kembali normal,” kata Robby.(ara)

Redaksi

Recent Posts

Pembangunan Rumah Wakaf Qur’an BWI Batam Dimulai

AriraNews.com, Batam - Di bawah hangatnya sinar matahari pagi, langkah awal pembangunan Rumah Wakaf Qur’an…

15 jam ago

PLN Batam dan DayOne Wujudkan Data Center Terbesar di Indonesia

AriraNews.com, Batam – PT PLN Batam bersama DayOne melaksanakan penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik…

16 jam ago

Dukungan Penuh BP Batam, DayOne Bangun Data Center Kedua, PLN Batam Siap Bangun PLTS Kapasitas 200 MWP

AriraNews.com, Batam - Batam terus mempertegas posisinya sebagai destinasi utama investasi digital di Asia Tenggara.…

16 jam ago

Tren Positif Kinerja BP Batam di Awal Tahun, Volume Peti Kemas Tumbuh, Jumlah Penumpang Melonjak

AriraNews.com, Batam - Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Direktorat Pengelolaan Kepelabuhanan secara konsisten, terus mencatatkan…

17 jam ago

Demi Investasi dan Penataan, Tim Terpadu Kota Batam Tertibkan Bangunan Ilegal di Kelurahan Sei Binti

AriraNews.com, Batam - Tim Terpadu (Timdu) Kota Batam melaksanakan penertiban bangunan ilegal di Kelurahan Sei…

17 jam ago

Danlanud RSA Tekankan Disiplin Kebersihan, Program ASRI Diperkuat

Ariranews.com, Natuna – Komandan Lanud Raden Sadjad (Danlanud RSA), Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai…

22 jam ago