Batam  

Lahir dari Rahim & Besar dalam Tradisi NU, Kini Marlin Pimpin PW Muslimat NU Kepri

Avatar photo
Hj Marlin Agustina terpilih sebagai Ketua Pengurus Wilayah (PW) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kepulauan Riau (Kepri), dalam Konferensi Wilayah (Konferwil) II PW Muslimat NU Kepri di Golden View Hotel Batam, Bengkong, Sabtu (2/12/2023) malam.

AriraNews.com, Batam – Hj Marlin Agustina terpilih sebagai Ketua Pengurus Wilayah (PW) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kepulauan Riau (Kepri), dalam Konferensi Wilayah (Konferwil) II PW Muslimat NU Kepri di Golden View Hotel Batam, Bengkong, Sabtu (2/12/2023) malam.

Terpilihnya Marlin yang juga Wakil Gubernur Kepri ini, melengkapi perjalanannya dalam bersama-sama membesarkan organisasi kaum Nahdliyyin ini.

Sehingga di kalangan NU, kiprah Marlin sudah tak asing lagi. Wajar jika Marlin menyatakan rasa bangganya bisa lahir dari “rahim” NU. Bahkan sudah menganggap Muslimat sebagai ibu kandungnya.

BACA JUGA:  Dukungan Penuh BP Batam, DayOne Bangun Data Center Kedua, PLN Batam Siap Bangun PLTS Kapasitas 200 MWP

“Muslimat itu seperti ibu saya. Saran dan pendapatnya selalu saya dengarkan. Seperti kegiatan pagi ini, saya sangat senang bisa terjun langsung ke masyarakat bersama Muslimat,” tutur Marlin.

Kedekatan Marlin kepada Muslimat NU kian intens ketika dia memimpin Fatayat NU Kota Batam selama 10 tahun. Fatayat NU merupakan badan otonom NU yang diperuntukkan untuk para anggota wanita NU di bawah usia 40 tahun.

BACA JUGA:  Perkuat Wawasan Geostrategis, Amsakar Achmad Jadi Narasumber Pasis Seskoau Angkatan 64 di Batam

Saat itu Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Batam tersebut, memang berikhtiar untuk berjuang dan melayani, membangun Fatayat yang saat itu bisa disebut mati suri. Hingga akhirnya hidup kembali hingga kini.

Selaku Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Batam, Marlin juga menjelaskan bahwa Muslimat adalah salah satu anggota GOW yang telah dipimpinnya hampir 10 tahun pula. Sehingga Muslimat baginya tidak asing lagi.

BACA JUGA:  Keberhasilan PP TUNAS Ditentukan Peran Orang Tua, Amsakar Ingatkan Keseimbangan Belajar dan Bermain di Era Digital

Sekadar diketahui, Muslimat Nahdlatul Ulama adalah organisasi kemasyarakatan yang bersifat sosial keagamaan dan merupakan salah satu Badan Otonom dari Jam’iyah Nahdlatul Ulama.

Didirikan pada tanggal 26 Rabiul Akhir bertepatan dengan tanggal 29 Maret 1946 di Purwokerto. Hingga kini dipimpin oleh Ketua Umum Hj Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Timur. (ski)