Ariranews.com, Natuna – Pertamina memastikan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Natuna tetap aman dan mencukupi hingga perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Langkah antisipasi dilakukan dengan memperkuat cadangan stok guna menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat selama momentum Lebaran.
PT Pertamina Patra Niaga melalui Fuel Terminal (FT) Natuna memastikan ketersediaan BBM, khususnya jenis Pertalite, dalam kondisi aman dan terkendali.
Fuel Terminal Manager Pertamina Natuna, Ade Pranoto, mengatakan pihaknya telah melakukan langkah antisipasi dengan meningkatkan cadangan stok BBM agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi selama periode Lebaran.
“Natuna itu normatifnya berjalan normal seperti hari-hari biasanya. Namun sebagai antisipasi, kami tetap request ke fungsi suplai untuk build up stok dan kita tingkatkan dari stok normal,” ujar Ade Pranoto di ruang kerjanya, Selasa (3/3/2026).
Ia menjelaskan, secara normatif stok Pertalite di Natuna mampu mencukupi kebutuhan selama delapan hingga sembilan hari. Ketahanan stok tersebut menyesuaikan dengan jadwal pengangkutan BBM atau Round Trip Day (RTD) dari Fuel Terminal Tanjung Uban menuju Natuna.
Meski berdasarkan pengalaman pada tahun-tahun sebelumnya konsumsi BBM saat hari besar keagamaan di Natuna tidak mengalami lonjakan signifikan, Pertamina tetap menyiapkan langkah mitigasi jika sewaktu-waktu terjadi peningkatan kebutuhan secara mendadak, misalnya akibat bencana alam atau kondisi tertentu lainnya.
“Kita memastikan ketersediaan BBM di Natuna tetap terjaga. Jika pun nanti ada kenaikan konsumsi, kami sudah menyiapkan langkah mitigasinya,” tegasnya.
Berdasarkan data, konsumsi BBM di Natuna saat ini tercatat sekitar 6.700 liter per bulan, yang terdiri dari Pertalite, Biosolar, solar, serta DPK atau kerosin yang digunakan oleh konsumen darat maupun laut.
Ade juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung program subsidi BBM tepat sasaran agar distribusi tetap terkendali dan tidak menimbulkan kepanikan pembelian atau panic buying.
“Kita berharap di Natuna tidak terjadi kekosongan sehingga tidak memicu panic buying. Saya melihat kondisi di Natuna sudah tertib dan sesuai dengan kondisi geografis kita. Intinya, mari bersama-sama mendukung pelaksanaan program subsidi BBM tepat sasaran,” pungkasnya.
Dengan penguatan stok serta koordinasi suplai yang matang, Pertamina memastikan masyarakat Natuna dapat merayakan Idul Fitri dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan BBM. (Dod)








