Sektor Jasa dan Manufaktur Paling Banyak Serap Tenaga Kerja di Batam

Avatar photo
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi (dua dari kiri) saat meninjau salah satu industri di Batam.

AriraNews.com, Batam – BP Batam berkomitmen untuk terus meningkatkan realisasi investasi asing pada tahun 2024.

Bukan tanpa alasan, peningkatan nilai investasi tersebut akan berdampak positif terhadap penyerapan tenaga kerja di Batam.

Terbukti, pertumbuhan positif Penanaman Modal Asing (PMA) di Batam pada hingga Triwulan III 2023 memberikan pengaruh terhadap Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) sepanjang Semester I lalu.

BACA JUGA:  Optimalkan Pengelolaan PNBP, Komisi VI DPR RI Nilai Tata Kelola BP Batam Semakin Baik

Kenaikan ini selaras dengan menguatnya empat sektor industri di Batam yaitu industri makanan; industri karet dan plastik; industri perumahan, kawasan industri dan perkantoran; serta industri perdagangan dan reparasi.

Dimana, bidang jasa dan manufaktur menjadi yang paling dominan dalam penyerapan tenaga kerja dari banyak sektor tersebut.

Dengan rincian, sektor jasa menyerap hampir 52,63 persen dan manufaktur mencapai 44,07 persen.

BACA JUGA:  BP Batam dan BRIN Perkuat Riset Ketahanan Air, Dukung Industri Berkelanjutan

“Kami juga berkomitmen untuk menggesa percepatan investasi yang ada. Sesuai arahan Kepala BP Batam, tentunya dengan mengutamakan kemudahan perizinan dan pelayanan,” ujar Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, Selasa (2/1/2024).

Ariastuty berharap, upaya BP Batam untuk terus menggaet calon investor mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat.

BACA JUGA:  Keluarga Besar Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah Gelar Kemilau Muharram Sambut Tahun Baru Hijriah

Mengingat, hal tersebut juga bakal memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat Batam.

“Bersama kita jaga iklim investasi agar seluruh prosesnya bisa berjalan lancar. Sehingga penyerapan tenaga kerja bisa maksimal,” pungkasnya.(agm)